Monday, October 15, 2018

Review Wattpad Story's : The Prince of The East Sea

Menulis, yaa rasanya aku harus kembali menulis sekarang. Walaupun hanya sekadar curhatan atau review semata.
Ok, jadi kali ini yang mau aku review adalah sebuah cerita yang kubaca di Wattpad. Sebenarnya sudah lama ingin ku tulis tentang ini, tapi sepertinya baru sekarang waktu yang pas.

Ok, jadi beberapa waktu lalu aku tertarik untuk membaca sebuah cerita di Wattpad. Cerita yang genrenya memang selalu membuatku penasaran. Tentang kehidupan lain yang tak kasat mata. Sang penulis mengatakan bahwa memang itu adalah cerita fiksi, hanya saja terinspirasi dari kisah-kisah mistis dan legenda Indonesia.
Ya kalian tahu sendiri, kan? Sebagian orang di Indonesia memang masih mempercayai hal tersebut, tak terkecuali saya yang sejak kecil sudah terbiasa menonton film-film TV semacam itu. Dan negeri ini juga memang sangat lekat dengan berbagai kisah mistisnya yang legendaris, salah satunya adalah ratu penguasa pantai selatan; Nyi Roro Kidul. Iya kan?

Jadi cerita yang aku baca di Wattpad itu judulnya The Prince of The East Sea karya Lydia Siusiulia. Bercerita tentang persahabatan enam orang remaja, yang salah satunya yaitu Tasia terlibat kisah cinta dengan seorang pangeran siluman ular yang sangat baik, sabar, dan ambisius;  Hadyan.
Tak seperti kisah percintaan antara seorang manusia dengan siluman yang kebanyakan menunjukkan betapa kejam dan pemaksanya para siluman tersebut, namun kisah cinta Tasia dan Hadyan membawa pembaca hanyut dalam kisah yang unik, epik, lembut, dan penuh romansa.
Cerita ini diakhiri dengan happy ending yang sangat menarik dan sesuai dengan harapanku.

Ok, jadi bagi kalian yang mungkin menyukai juga cerita bergenre semacam ini, aku yakin kalian akan sangat menyukai cerita ini juga.
Aku sangat menyukai cerita ini, dan berharap suatu saat akan divisualkan alias difilmkan, karena pasti akan sangat keren!

Walaupun aku sendiri merasa tulisan kali ini endingnya ga jelas, tapi yaa kurang lebih begitulah.
Ok, sampai jumpa di curhatan atau review selanjutnya. Bye!

Monday, October 8, 2018

The first DM reply from Teh Risa Saraswati

Halo semuanya!
Maaf baru kembali update setelah vakum 1 minggu karena persoalan kuota yang tidak mendukung, memang sibuk (haha so' sibuk banget sih!), atau karena hal lainnya.

Oke, jadi di curhatan kali ini aku mau cerita soal notif yang bikin aku super happyyyyy... Sebenarnya ini cerita minggu lalu, tapi karena sebelumnya ini udah aku ketik di HP, jadi seolah-olah hari ini... Oke?

          Jadi gini ceritanya, kalau ga salah waktu hari sabtu atau minggu pagi kan Teh Risa berangkat ke Solo karena ada acara tentang bukunya, ditemenin Teh Ditha (istrinya A Angga seuu Teh Risa). Pas Teh Ditha bikin instastory berdua sama Teh Risa, aku iseng komen yang pastinya terkirim lewat Direct Message (DM). Aku iseng menyapa mengucapkan selamat pagi, selamat beraktivitas, dan lain sebagainya. Di DM selanjutnya aku bilang "Kalau boleh, titip salam buat Teh Risa yaa, Teh Ditha".

Lalu pagi hari kemudian, ternyata Teh Ditha udah balas DM sekitar siang hari kemarinnya. Jawabannya adalah "Aamiin YRA", dan "Oke" katanya. Semoga saja tak lupa salam ku disampaikan pada Teh Risa, diikuti namaku disebutkan, atau bahkan mungkin Teh Ditha menunjukan langsung pada Teh Risa salam yang aku bilang (PD :p gapapa ya. Hehe). Tapi entah karena itu atau bukan, yang jelas aku senang juga karena itu karena kemungkinan besar, salamku disampaikan.

Karena kuota reguler habis, jadi aku hanya bisa online di pagi hari sampai batas waktu jam 9. Hahaa kasian. Tadi pagi ketika baru bangun tidur, sambil masing mengumpulkan nyawa, aku buka ig, tau ada 3 dm yang kudapat aku senang karena kemarinnya aku mengirim link blog baruku pada beberapa saudara dan teman teh risa, kupikir tentu beberapa diantara mereka membalas dm, hanya pada Teh Risa dan A Iko kukirimkan juga link-nya walaupun aku tau mereka belum pernah sekalipun membaca apalagi membalas dm ku, tapi aku hanya suka saja melakukannya.

           Link blog yang dikirim pada Teh Risa dan A Iko kalau tidak salah memang tak kusertakan ucapan "Kalau sempat, baca yaa", karena memang DM-ku belum pernah dibaca olehnya. Tapi ketika kubuka untuk mengetahui siapa yang membalas, dijajaran pertama ada A Ray yang membalas "Okei, nanti akan kubaca." Lalu diurutan kedua ada Om Nuckie yang membalas dengan menyukai pesannya, dan yang terakhir tertera username @risa_saraswati. Ketika melihat nama 'ri' tadinya kupikir mungkin Teh Riri, atau nama Risa yang bukan Teh Risa Saraswati. Tapi setelah kuperhatikan lebih detail, aku mengenal jelas foto profilnya, dan ya! Percaya tidak percaya itu memang Teh Risa Saraswati tokoh utama di DM Instagramku, dan balasan yang tertera setelah kubuka DM-nya adalah "Sudah kubaca, terimakasih ❤".

          Subhanallaaaaaaahhhhhhhhh, pas tau langsung teriak dan loncat dari tempat tidur, sampai mamah dan aa kaget ngira ada apa atau kenapa. Sampai mamah bilang sambil ngomel "Ih! Ngagetin aja! Gimana kalau bikin jantung copot!". Hahaha! Aku tak bisa tertawa melihat reaksinya. Yang aku lakukan hanya duduk dan bersandar, berusaha tersenyum tapi malah speechless, dan sepertinya selama itu pula mulutku sedikit agak menganga saking percaya ga percayanya. Hahahaaa.

          Sekitar beberapa menit hanya itu yang bisa kulakukan, hingga akhirnya aku memutuskan untuk shalat subuh terlebih dahulu, lalu bersujud syukur karena itu, beberapa kali aku sempat berpikir apa itu mimpi atau bukan, dan ternyata memang bukan mimpi.

          Sungguh tak ku sangka akan mendapat balasan DM dari Teh Risa secepat ini, kukira aku baru bisa mendapatkannya setelah menjadi penulis terkenal juga sepertinya, atau menjadi publik figur lainnya, atau sebagainya, tapi ternyata tidak. Sungguh, Allah Maha Baik.
Aku sangat senang, terimakasih banyak Ya Allah. Terimakasih juga, Teh Risa idolakuuu!

          Oh ya! Awalan pagi yang sangat menyenangkan, walaupun sebenarnya DM itu dibalas hari minggu pagi, kalaupun aku membukanya saat itu mungkin aku akan semakin menyukai hari minggu, tapi karena aku baru membacanya tadi pagi, jadi sepertinya mulai sekarang aku akan menyukai senin juga. Semua karenamu, Teh Risa. Sekali lagi, makasih banyak...

Senin, 1 Oktober 2018, 18.37.

Ok, bye! Sampai jumpa di curhatan selanjutnya.