Wednesday, July 10, 2019

Penggunaan Ponsel di Zaman Modern & Alhamdulillah : When The Light Comes

Di zaman yang sudah serba modern ini, ponsel atau gadget ada di setiap genggaman masing-masing orang sudah merupakan suatu hal yang lumrah. Pernyataan tersebut rasanya berlaku bagi hampir semua orang dari berbagai kalangan usia.

Walaupun memang banyak manfaat yang bisa didapat dari ponsel atau smartphone, namun tak sedikit pula dampak buruk yang dapat ditimbulkannya. Tetapi itu semua kembali lagi kepada masing-masing individu dari bagaimana cara mereka menggunakan ponsel pintarnya itu sendiri.

Namun tidak semua orang berhak memilikinya walaupun mungkin mampu secara materil. Bayangkan saja tidak sedikit pula informasi yang masuk secara otomatis ke dalam ponsel kita, entah itu informasi yang benar atau tidak. Tetapi jika misal yang lebih dulu menerima informasi tersebut adalah anak dibawah umur, apakah mereka bisa menyaring atau menentukan kebenarannya? Belum tentu, bukan?
Maka dari itu penggunaan smartphone bagi kalangan anak di bawah umur sangat perlu pengawasan orang tua.

Sebetulnya topik utama yang saya maksud disini bukan tentang 'Penggunaan Smartphone bagi Anak Dibawah Umur', namun anggap saja tulisan di atas sebagai opening dari tulisan kali ini.

Kalau boleh jujur, saya bukan tipikal orang  yang suka menceritakan pengalaman kurang sedap yang sudah berlalu. Namun anggap saja ini untuk pelajaran, bukan hanya untuk saya, tapi juga kalian semua agar bisa lebih berhati-hati.

Jadi, sebenarnya empat bulan yang lalu saya kehilangan sebuah smartphone yang sangat berharga. Bukan hanya soal ponselnya, tapi berkas yang terdapat didalamnya. Tapi apalah daya? Kecerobohan saya memang merupakan penyebabnya.

Saat itu saya sedang bersama seorang teman di sebuah pusat perbelanjaan, karena terlalu asik memasuk-keluarkan ponsel untuk memotret banyak hal, akhirnya saya meletakan ponsel tersebut di saku baju seragam yang dalamnya tidak seberapa.

Setelah selesai berbelanja, kami akan mengantri di kasir. Saya merogoh saku namun tidak menemukan ponsel itu. Panik, tentu saja kepanikan tersebut berlangsung selama berjam-jam karena saya kebingungan harus bagaimana. Tidak hanya diam, saya dan beberapa teman yang datang mencoba menghubungi orang-orang yang sekiranya bisa membantu. Namun nihil, usaha tersebut sama sekali tak membuahkan hasil.

Setelah bolak-balik ke tempat tersebut dan mendesak dua orang security, akhirnya bukti dari kamera pengawas CCTV menunjukkan supaya saya tahu bahwa seseorang telah mengambil barang yang bukan haknya itu.

Empat bulan berlalu, saya mendapat banyak pelajaran selama itu, diantaranya tentang arti kesabaran, lebih berhati-hati, tidak ceroboh, bertanggungjawab, dan mungkin memang saya butuh istirahat dari hiruk-pikuk keseharian bersama smartphone.

Tetapi bayangkan saja, di zaman yang sudah serba modern ini, dimana smartphone benar-benar sangat banyak dibutuhkan untuk menunjang aktivitas keseharian, dan saya yang sebelumnya hampir tidak pernah bisa jauh dari Smartphone, mau tidak mau harus berusaha menerima situasi yang seperti itu. Memang tidaklah mudah, namun sebagai resiko dari keteledoran yang saya lakukan, tetap harus saya terima.

Tetapi tidak kulupakan juga sebuah ponsel lama yang belum android sering menemani untuk sekadar telepon, SMS, Facebook, Twitter, juga browsing-browsing.

Namun diam juga bukan pilihan saya, setelah itu saya berusaha kembali bangkit dan akhirnya sebuah smartphone baru yang melebihi ekspektasi dan impian saya bisa mendarat dengan selamat di tangan saya malam tadi. Saya sangat senang dengan itu.
Subhanallah walhamdulillah walailahaillahu Allahuakbar. Allah memang maha baik.

Semoga mulai sekarang saya bisa lebih berhati-hati, menjaga, dan memanfaatkan ponsel baru ini dengan sangat sangat sangat lebih baik.
Aamiin Aamiin Ya Allah Ya Rabbal Alamiinn.

Tak lupa kuucapkan terimakasih banyak kepada Allah, mama, papa, aa, dan semua teman-teman yang sudah banyak membantu dan mendukung saya selama ini.

Kembali rutin memutar lagu, menonton video, menonton film, menulis, membaca cerita, bermain dengan Whatsapp, Instagram, YouTube, Wattpad, bermacam game, juga Facebook dan Twitter yang selama ini setia menemani bisa kembali dilakukan mulai sekarang, insya Allah, Alhamdulillahirabbilalamiinnn.

So, welcome back to my room chat di sosial media manapun kalian suka. Selamat menghubungiku kembali, teman-teman terbaikku.

Sekali lagi terimakasih, terimakasih, terimakasih banyak untuk semuanya.
Aku sayaaaang kalian semua.


Ohya,
You will never see a star before you see a darkness of the night sky :)
Percayalah, segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Insya Allah ;)
Berdoa, berusaha, dan yakin adalah kuncinya :)

Bismillah, semoga kita semua selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Jadi tersenyum dan berbahagialah selalu :D

Selasa, 9 Juli 2019, 16.32.

PS: ini memang tulisan beberapa hari yang lalu.

Selamat siang, dan jangan lupa bahagia 😉

No comments:

Post a Comment